Cara Cerdas Menghemat Pengeluaran

cara-cerdas-hemat-pengeluar-620x330
Zoya Kudus, Kerudung, Hijab, Bergo, Scarf, Zoya Baju, Zoya Kerudung… zoyakudus.wordpress.com
Ada banyak orang yang mengalami kesulitan untuk menghemat pengeluaran. Namun sebenarnya hal itu bisa dimulai dari hal-hal kecil. Jika Anda rajin melakukan penghematan kecil, pada akhirnya akan menjadi besar. Berikut adalah cara cerdas menghemat pengeluaran.

  1. Cash vs kartu kredit
    Percaya atau tidak, membayar cash tidak selalu lebih hemat. Jadi kapan sebaiknya Anda membayar kredit dan kapan sebaiknya membayar tunai?
    Pilih bayar tunai untuk kedua hal berikut ini:

– Makan.
Kartu kredit memang menjanjikan diskon hingga 50 persen di resto tertentu. Namun, promo tersebut cenderung membuat kita lebih boros soal makanan.

– Kebutuhan rutin.
Baik transportasi, uang makan, hingga belanja pakaian sebaiknya gunakan uang Anda sendiri. Pasalnya, kartu kredit bukan “uang tambahan” melainkan utang yang akan ditagih satu bulan kemudian.

Pilih kartu kredit untuk tiga hal berikut ini:

– Tiket pesawat dan tiket konser.
Dibanding harus antri dan berisiko kehabisan, kartu kredit memberi kemudahan dalam “dunia per-tiket-an”. Tak hanya praktis, banyak kartu kredit yang bekerja sama dengan perusahaan penerbangan dan promotor musik untuk memberikan diskon.

– Transaksi di luar negeri.
Baik hotel atau tiket masuk tempat wisata di luar negeri ternyata memiliki harga transaksi online 30 persen lebih murah dibanding bila kita melakukan transaksi di tempat. Misalnya, harga tiket online Universal Studio sekitar Rp 470.000, sedang bila kita membeli di lokasi bisa sampai Rp 750.000. Hemat kan?

– Gadget dan barang elektronik.
Saat jumlah tabungan tak mencukupi untuk membeli tablet impian, sedang gaji juga pas-pasan, cicilan dengan bunga nol persen bisa menjadi cara mudah yang tak terlalu menguras kantong.

  1. Dine in vs delivery
    Bila membeli dalam jumlah banyak, untuk acara kantor atau pesta keluarga misalnya, membeli makanan dengan cara delivery order terbukti lebih praktis dibanding harus mengeluarkan biaya bensin untuk membeli langsung. Namun, bila hanya untuk konsumsi pribadi, saat malas keluar makan siang misalnya, cara ini bisa membuat kita lebih boros karena akan dikenakan biaya.
  2. Kemasan besar vs kemasan kecil
    Ternyata, membeli sabun atau body lotion ukuran kecil akan lebih hemat dibanding membeli ukuran besar. Saat kita melihat kemasan besar, secara psikologis kita akan merasa kalau persediaan masih banyak. Tanpa sadar, perasaan itu membuat pemakaian lotion atau sabun juga lebih banyak sehingga cepat habis. Sedang kemasan kecil membuat kita lebih irit karena melihat jumlah yang sedikit.
    Belanja harian vs bulanan
    Menyisihkan uang belanja di awal bulan memang menjadi solusi tepat agar pengeluaran tak melambung akibat belanja tidak penting. Misalnya, bila gaji perbulan Rp 5 juta, kita bisa menyisihkan 20 persen untuk belanja. Artinya, hanya Rp 1 juta yang boleh kita gunakan, tidak lebih. Selanjutnya, tentukan barang apa saja yang sebaiknya dibeli secara bulanan atau harian.
    Bahan makanan segar, seperti daging, sayur, dan buah sebaiknya dibeli secara harian atau saat kita membutuhkannya. Misalnya, keinginan diet membuat perempuan cenderung “memenuhi” kulkas dengan stok buah. Padahal, buah hanya bisa bertahan segara selama 3 hari. Alhasil, karena tidak sepat memakannya, buah terpaksa dibuang karena tidak lagi segar.
  3. Lain halnya dengan pakaian. Lakukan secara bulanan agar hasrat membeli baju baru bisa ditahan. Misalnya, buatlah janji pada diri sendiri kalau Anda hanya boleh membeli satu potong pakaian dalam satu bulan. Terserah kapan Anda akan membeli, yang pasti dalam satu bulan hanya ada satu kali kesempatan untuk membelinya. Atau terapkan bahwa membeli saat kita membutuhkannya.
  4. Belanja langsung vsonline shopping
    Baik belanja langsung di mall atau menggunakan jasa online shop, keduanya memiliki nilai plus dan minus. Agar tak kecewa, lakukan hal berikut:
    – Sebelum membeli, pastikan toko online yang kita kunjungi memiliki riwayat yang baik, entah kualitas barang atau kredibilitas penjual.

– Untuk membeli pakaian atau tas, toko online bisa menghemat waktu, tenaga, dan ongkos. Mintalah informasi lengkap tentang bahan, ukuran, serta garansi bila ada cacat produk.

– Untuk sepatu, barang elektronik, atau gadget disarankan untuk membelinya langsung. Tak seperti pakaian yang masih bisa dimodifikasi bila tak sesuai harapan, “sepatu online” yang tak nyaman atau gadget dengan cacat produk, akan lebih menguras waktu, tenaga, dan biaya dibanding membelinya langsung.

Dan sekarang, bagi Anda yang sudah berkeluarga maupun yang sedang belajar megelola keuangan, selamat mengaplikasikan beberapa cara di atas dan jadilah muslimah yang cerdas mengatur finansial.

SFJ
zoya kudus zoya kudus zoya kudus zoya kudus zoya kudus zoya kudus zoya kudus zoya kudus katalog zoya katalog zoya katalog zoya katalog zoya katalog zoya katalog zoya katalog zoya katalog zoya

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: